Tindakan pencegahan penggunaan winch

- Jan 30, 2018-

1. Tali kawat pada drum harus diatur dalam garis yang rapi. Jika penyimpangan tumpang tindih dan miring, mesin harus dihentikan dan diatur ulang.

Dilarang keras menginjak tali kawat dengan tangan dan kaki di rotasi.

Tali kawat tidak dilepaskan sepenuhnya, dan harus disimpan paling sedikit tiga kali.

2. Tali kawat tidak boleh diikat dan dipelintir, dan harus diganti bila garis putus-putus lebih dari 10% dalam satu nada.

3. Dalam operasi, tidak ada yang harus melewati tali kawat, dan bila benda (objek) dikibarkan, operator tidak boleh meninggalkan winch.

Benda atau sangkar harus diturunkan ke tanah selama istirahat.

4. Dalam operasi, pengemudi dan petugas sinyal harus menjaga jarak pandang yang baik dengan benda pengangkat, dan pengemudi dan petugas sinyal harus bekerja sama secara ketat dan mematuhi perintah sinyal yang bersatu.

5. Jika terjadi kegagalan daya dalam pengoperasian, catu daya harus dilepas dan pengangkatannya akan diturunkan ke tanah.

6. Ikuti sinyal konduktor dalam pekerjaan. Operasi harus dihentikan saat sinyal tidak diketahui atau dapat menyebabkan kecelakaan.

7. Bila terjadi kegagalan daya tiba-tiba dalam operasi, pisau gerbang harus segera dibuka, dan pembawa akan diturunkan.

8. Setelah pekerjaan selesai, baki material harus mendarat dan kotak listrik dikunci.

9. Tali kawat baja dipakai dalam proses pemakaian. Korosi pembakaran spontan tidak dapat dihindari, dan minyak pelindung harus diaplikasikan pada interval.

10. Overloading sangat dilarang.

Artinya, lebih dari kapasitas maksimal.

11. Hati-hati jangan sampai mengikat knot dalam proses pemakaian.

12. Tidak ada benda dengan suhu tinggi yang harus diangkat langsung.

13. Dalam proses penggunaan, tali kawat baja yang digunakan harus sering diperiksa, dan standar yang dibuang harus segera dicabut.